Cerita Seks Terbaru Ngentot Tante Semok Berjilbab

Cerita Seks Terbaru Ngentot Tante Semok Berjilbabby masbroon.Cerita Seks Terbaru Ngentot Tante Semok BerjilbabCerita Seks Terbaru Ngentot Tante Semok Berjilbab – Dewasa Perkenalkan namaku Bozan, umurku sekarang baru 25 tahun. Aku bertempat tinggal dikos yang sangat padat penduduknya,mungkin mirip seperti rumah susun. Namun kalau pagi kos-kosan yang aku tinggali sangatlah sepi sekali karena semua sudah sibuk dengan pekerjaannya masing2. Hanya tinggal beberapaibu rumah tangga saja yang ada jika […]

Cerita Seks Terbaru Ngentot Tante Semok Berjilbab – Dewasa Perkenalkan namaku Bozan, umurku sekarang baru 25 tahun. Aku bertempat tinggal dikos yang sangat padat penduduknya,mungkin mirip seperti rumah susun. Namun kalau pagi kos-kosan yang aku tinggali sangatlah sepi sekali karena semua sudah sibuk dengan pekerjaannya masing2. Hanya tinggal beberapaibu rumah tangga saja yang ada jika siang hari.

Diseblah kosku ada tetanggaku yg bernama Ibu Kisara, berjilbab umurnya sekitar 33 taon, anaknya dah 3 boo…yang paling besar masih sekolah kelas 5 SD otomatis yg palg kecil umur 1,8 bln, sedangkan suaminya kerjanya di kontraktor (perusahaan) sebagai karyawan saja. Setiap hari Ibu Kisara ini wanita yang memakai jilbab panjang2 sampai ke lengan2nya boleh dikatakan aku melihatnya terlalu sempurna utk ukuran seorang wanita yag sudah berumah tangga dan tentunya aku sangatlah segan dan hormat padanya.

Suatu ketika suaminya sudah pergi ke kantor utk kerja dan aku sendiri masih di rumah rencananya agak siangan baru aku ke kantor…

“Bozan…”ibu Kisara memanggil dari sebelah…karena aku msh malas2 hari ini so aku tidur2an aja di tempat tidurku…”Bozan…Bozan….” Ibu minta tolong bisa..?? ujar Ibu Kisara dari luar..aku sbenarnya dah mendengar namun rasanya badanku lagi malas bangun.

karena mungkin aku yang di panggil tidak segera keluar, maka ibu Kisara dng hati2 membuka pintu rumahku dan masuk pelan2 mencari aku…seketika itu juga aku pura2 tutup mataku..dia mencari2 aku dan akhirnya dia melihat aku tidur di kamar.

“ohh….” Ujarnya…spontan dia kaget…karena kebiasaan kalo aku tidur tidak pernah pake baju dan hanya celana dalam saja…dan pagi itu penisku sebnarnya lagi tegang…biasa penyakit di pagi hari. seketika itu dia langsung balik melangkah dan menjauh dari kmarku….aku coba mengintip dengan sbelah mataku…oo dia sudah tidak ada “ujarku dalm hati…tapi kira2 tak lama kemudian dia balik lagi dan mengendap2 mengintip kamarku…smbl tersenyum penuh arti…cukup lama dia perhatikan aku dan stlh itu ibu Kisara lngsung balik ke rmhanyaa.

Besok pagi stlah semuanya tlah tidak ada di rumhanyaa ibu Kisara, tinggal anaknya yg plg kecil dah tidur aku  sayup2 aku dengar di smpg rmhku yg ada di belkang, spertinya ada yg mencuci pakaian aku intip di blkang Ohh ibu Kisara sdng mencuci pakaian namun dia hanya memakai daster terusan panjang dan jilbab  karena dasternya yg panjang, maka dasternya basah sampai ke paha. Saat aku sdg intip..ibu Kisara lgsg berdiri dan mengangkat dasternya serta merta mencopot celana dalamnya dan langsung dicuci sekalian otomatis saat itu aku melihat ooooohhh memeknya yg merah dan pahanya yg putih di tumbuhi bulu2 halus aku langsung berputar otak2 ku ingin rasanya mencicipi memek yg indah dari ibu Kisara yg berjilbab ini.

“Maaf ibu Kisara kemarin ibu ada perlu saya “ tanyaku ..mengagetkan ibu Kisara dan semerta-merta dia langsung merapikan dasternya tersingkap smpai ke paha.

“Iya nih mas Bozan..Ibu kemarin mo minta tolong pasangin lampu di kmar mandi” katanya.

“Kalo gitu sekarang aja bu…soalnya sbentar lagi saya mo kerja” sambil mataku melihat dasternya…membayangkan apa yang didalamnya.

“Oh iya ..lewat sini saja” Ujarnya.

karena memang tipe rmh kost yg aku tempati di belkangnya Cuma di palang kayu dan seng otomatis kegiatan tetangga2 kelihatan di belakang. Aku lngsung membuka kayu dan sengnya dan masuk ke dalam dan ibu Kisara membawaku di depan, aku mengikuti di belakang oohhh seandainya aku bisa merasakan memek dan pantat ini sekarang gumamku dlm hati.

“ini lampunya dan kursinya…hati2 yah jng sampe ribut soalnya anaku lg tidur”kata Ibu Kisara.

Aku lngsung memasang dan ibu Kisara melanjutkan mencuci nya, setelah selesai aku langsg bilang “ibu sudah selesai “kataku.

kemudian ibu Kisara lngsung berdiri..tapi saat itu dia terpeleset ke arahku, seketika itu aku menangkapnya ups oh tanganku mengenai payudaranya yg montok dan tanganku satu lagi mengenai langsung pantatnya yg tidak pake celana dalam dan hanya ditutupi daster saja.

“maaf Dik Bozan…agak licin lantainya”ujarnya tersipu-sipu..Bozan tunggu yah ibu bikinin Teh “ujarnya lagi. Dia ke dapur dan dari belakang aku mengikutinya secara pelan2..saat teh lagi di putar di dlm gelas..langsung aku memeluknya dr blkng.

 “Bozan…apaan2 neh” sentak Ibu Kisara
“maaf bu…saya melihat ibu sangatlah cantik dan seksi” ujarku
“Jangan Bozan…aku dah punya suami ..”tapi tetep ibu Kisara tidak melepaskan pegangan tanganku yang mampir di pinggangnya dan dadanya.
“Bozan…jangaann..”

langsung aku menciumi dari belakang menyikapi jilbabnya…sluurrp…oh..betapa putihanyaa leher ibu Kisara ‘ujarku dlm hati…okhh…Bozan…hmmm…ibu Kisara menggeliat..langsung dia membalik badannya menghadapku..Bozan…aku udah bers…saat dia mo ucapin sesuatu..langsung aku cium bibirnya…mmmprh. tak lama dia lngsung meresponku dan lngsung memeluk leherku .mmmmhprpp….bunyi mulutnya dan aku beradu…aku singkapi jilbabnya sedikit saja…sambil tanganku mencoba menggerayangi dadanya…aku melihat dasternya memakai kancing 2 saja diatas dadanya…aku membukanya..dan tersembullah buah dadanya yg putih mulusss…slurp…kujilat dan isap pentilnya.

“Bozan….oohhh….ufhhh….”lirihanyaa …slurrpp….slurp..saa t aku jilat…sepertinya msh ada sedikit air susunya…hmmmm…tambah nikmatnya..slurp..slurp.

Sambil menjilat dan menyedot susunya..aku tetap tidak membuka jilbab maupun dasternya…tapi tanganku tetap menarik dasternya keatas…karena dari tadi dia tidk pake celana dalam…maka dengan gampang klitorisnya ku usap-usap dengan tanganku…Ohhh…oh…sssshhhh…guma m ibu Kisara..kepalaku ku dekatkan ke memeknya dan kakinya kurenggangkan…sluruupp….pelan2 kujilati klitoris dan memeknya…oh Bozan…eennakkh…oghu…mmmpphhff…t eriaknya pelan. kulihat kepalanya telah goyang ke kanan dan kekiri pelan2 sambil lidahku bermain di memeknya.

kubuka celana pendekku dan terpampanglah penisku yang telah tegang namun ibu Kisara masih tidak menyadari akan hal itu…pelan2 ku mengangkat dasternya namun tidak sampai terbuka semuanya..hanya sampai di perutnya saja…dan mulutku mulai beradu dengan bibirnya yang ranum…mmmppghh…Bozan…aku…”ujar ibu Kisara..kuhisap dalam-dalam lidahanyaa…slurp…caup…oh ibu sungguh indah bibirmu, memekmu dan semuanya lirihku..

Sambil menjilat seluruh rongga mulutnya kubawa ia ke atas meja makannya dan kusandarkan ibu Kisara di pinggiran meja tanganku ku mainkan kembali ke klitoris dan sekitaran memeknya…ahhh…ufh…oh…Bozanll….i bu udah nggak kuaatttttt…lirih Ibu Kisara.

Pelan2 ku pegang penisku…ku arahkan ke memeknya yang sudah basah dan licin….dan bleeesssssssssshh….ohhhhh…ufgh hh….Bozanll….Teriak Ibu Kisara…sleepep…slepp…. Penisku ku diamkan sebentar ….Ibu Kisara spontan melihat ke wajahku..dan langsung ia menunduk lagi…kududukkan di atas meja makan dan kuangkat kakinya…mulailah aku memompanya..slep…slep..selp…be lssss….oh memeknya ibu sangat enak….Bozan…penismu juga sangat besar….rupanya ibu Kisara udah tidak memikirkan lagi norma2..yang ada hanya lah nafsu birahinya yang harus dituntaskan….berulang-ulang ku pompa memeknya dengan penisku.

“ooohh..akhh…Bozanl….ku balikkan lagi badannya dan tangannya memegang pinggiran meja…ku tusuk memeknya dari belakang bleesssssssss… Ohhhhh….teriak Ibu Kisara…kuhujam sekeras-kerasnya penisku…tanganku remas2 susunya ….aku liat dari belakang sangat bagus gaya ibu Kisara nungging ini, tanpa melepas daster dan jilbabnya..kutusuk terus …sleeeepp….sleeps…

Hingga kurang lebih setengah jam ibu Kisara bilang…Bozan….ibu udah nggak tahan…..sabar bu bentar lagi saya juga……Ujarku…Oh…ohhhh…ufmpghhh …Bozan…ibu mau keluarrrr…achhhh……semakin kencang dan terasa memeknya menjepit penisku dan oohhhhh…ku rasakan ada semacam cairan panas yang menyirami penisku di dalam memeknya….semakin kupercepat gerakan menusukku…slep….slurp…bleeppp… . oh Ibu aku juga dah mo sampai neh cepat Bozan…ibu bantu….oho….uhhhhh….ibu Kisara menggoyangnya lagi…dan akhirnya Ibu….aku mo keluararrrrr…..sama2 yang Bozan….ibu juga mo keluar lagi…teriaknya…dan….Ohhh…ack…. .ahhhhh..aku dan ibu Kisara sama –sama keluar…dan sejenak kulihat di memeknya terlihat becek dan banjir.

Setelah hening sejenak ku cabut penisku dan kupakai celana pendek setelah itu ibu Kisara merapikan Daster dan jilbabnya langsung aku minta maaf kepadanya.

“Bu..mohon maaf ..Bozan khilaf” kataku.
“Tidak apa2 kok Bozan…ibu juga yang salah…yang menggoda Bozan” ujarnya

Aku langsung pamitan kembali ke rumahku sebelah dan mandi siap2 kerja. Setelah mandi kulihat ibu Kisara sedang menjemur pakaian tapi jelas didalam daster ibu Kisara tidak memakai celana dalam karena terlihat tercetak lewat sinar matahari pagi yang meninggi mulai mendekati jam 10 pagi. Sebelum aku pergi ku sempatkan pamitan ke ibu Kisara dan dia tersenyum tidak tau apakah ada artinya atau tidak.

 

 

baca juga:

Author: 

Related Posts

Comments are closed.